Home > Treking > Treking: Punclut

Treking: Punclut

Cantigi Bandung Indonesia:
Treking: Punclut
saya mohon maaf jika setiap halaman dengan kategori treking agak sedikit berat saat loading, karena saya harus menyertakan beberapa foto dan pict. artikel ini disajikan berdasarkan dukungan data, fakta (dari beberapa sumber), dan observasi langsung di lapangan.
spacer

punclut-1Bandung terkenal dengan tempat pariwisata dan juga terdapat banyak kawasan pegunungan yang indah, salah satunya adalah kawasan Punclut, sampai saat ini kawasan punclut dikenal dengan kawasan rekreasi wisata alami yang ramai dan dikenal banyak orang. puncak Ciumbuleuit Utara, nama kawasan itu. masyarakat Bandung biasa menyebutnya dengan Punclut. wilayah ini merupakan dataran tertinggi paling dekat dengan kota Bandung, yang juga merupakan paru-paru udara kota Bandung seluas 286 Ha. Jaraknya ±9 kilometer dari pusat kota Bandung, dengan kemiringan jalan bervariasi antara 15o – 35o. letak strategis itulah yang menjadikan kawasan Punclut sebagai salah satu daerah wisata favorit kaum urban di akhir pekan.

spacer
punclut-4Udara di kawasan ini sangat segar dan dingin, suhu udara berkisar antara 15oC – 22oC di siang hari, dan 9oC – 16oC di malam hari. Bahkan, jika saat subuh ke sini , kita masih bisa melihat kabut yang beranjak naik ke udara. akses transportasi sangat baik, mulai sejak depan Rumah Sakit Dr. M. Salamun hingga stasiun repeater RRI, dengan permukaan jalan beton cor. (RRI – Lembang permukaan jalan aspal) lebar jalan rata-rata 3-4 meter berbatasan langsung dengan sisi jurang yang bervariasi.

spacer
spacer
punclut-5saya sarankan untuk melihat bentangan kota Cimahi (barat) hingga Bandung timur dari dragon view spot (patung naga) ±100 meter sebelum puncak kawasan Punclut, luar biasa dan rasanya sulit diungkapkan, (kapan-kapan di videoin deh..). atau kalo mau sambil santai, di depan stasiun repeater RRI ada lebih dari 10 rumah makan lesehan masakan khas sunda dengan view langsung danau purba kota Bandung.

spacer
spacer
spacer
punclut-8naah bro.. makanan di sini unik, nasinya berwarna kehitaman, kemerahan atau kombinasi keduanya. menurut penelitian yang saya baca, nasi merah yang didatangkan dari daerah Subang ini memiliki kandungan karbohidrat rendah. selain itu menu lain kayak ayam bakar/ goreng, tahu tempe goreng, segala macam pepes, dan buuaanyyaakk lagi menu yang bikin air liur berjatuhan tanpa terkendali (halahhh.. lebay!! mulai deh..), dan yang unik juga, suguhan teh tawarnya sedikit berasa daun sirih, huah.. mantap!

spacer
punclut-3layaknya berdiri di tepi mangkok raksasa, saya & kidungjingga bisa melihat bebas pemandangan Kota Bandung dan pegunungan yang mengelilinginya. ke arah selatan, terlihat deretan pegunungan Malabar, pegunungan Patuha, dan pegunungan Waringin, jadi saat treking itu, kalo saya pikir-pikir, Bandung seperti dikelilingi benteng alam raksasa. dari beberapa view spot yang ada di kawasan Punclut, kita akan memahami dan membuktikan sendiri mengapa banyak ahli geologi kerap menyebut Bandung sebagai mangkok geografis raksasa. Spektakuler!
spacer

deliniasi kawasan cekungan Bandung dalam banyak hal mengandung pengertian untuk berbagai terminologi baik itu sebagai cekungan topografi, cekungan sedimentasi, cekungan struktural, cekungan danau dan cekungan pengaliran sungai. bahkan beberapa pendapat muncul sebagai cekungan kaldera raksasa.

punclut-2Dalam persepsi umum, batasan cekungan mempunyai kecenderungan sebagai batas tekuk lereng antara Dataran Tinggi Bandung dengan perbukitan yang mengelilinginya. jika mengikuti batas ini maka Cekungan Bandung dapat dikatakan hanya sebagai cekungan yang diisi oleh endapan danau dan sedimen gunung api yang terendapkan di dalamnya yang sekarang membentuk Dataran Bandung. dataran Tinggi Bandung jika dianggap sebagai Cekungan Bandung mempunyai batas kira-kira pada hampir seluruh batas administratif Kota Bandung saat ini, kecuali Kawasan Kota Bandung Utara.

spacer
punclut-6kalo kita kesana pada hari minggu, saya jamin bakalan rame, jalanan padat banget karena ada pasar tumpah kayak di Gasibu Bandung sana. segala macam barang dijual di sini. mulai dari pensil sampe sepeda motor keluaran terbaru ada. trus ada banyak makanan & jajanan murah. para perempuan yang jogging juga cakep-cakep brow.. hahahaa..
trus ketika kita ikutin jalannya (jl. Cijeruk), ternyata akan berujung pada jalan raya lembang. surprise! oya, ±50 meter sebelum simpangan jalan tersebut, di sebelah kanan ada tempat youghurt & es lilin, enak banget. namanya Es Lilin Nay’s House, harga satuannya idr.1.750 gede banget tapi, panjang 10Cm diameter 5Cm. Nay’s House menyediakan 2 tempat istirahat cozy untuk menikmati es lilin di situ yang punya beragam rasa, kacang ijo, bluberry, duren, strawberry, mocca, nangka, vanila, dll. ditambah dengan pemilik (asimilasi pribumi tionghoa) yang baik & ramah banget, engga pake babibu, langsung gebet yang rasa kacang ijo, hhh.. maknyusss..

spacer
punclut-kresekyang juga saya suka selain es lilin kacang ijo itu apaan coba? ada beberapa kantong plastik tergantung, warna warni (hehehe.. norak gue ya, biarin ah..), saya juga sempat lihat beberapa say thanks, dari ari wibowo, gilang ramadhan, dll pada ditempelin.
nahh.. pulangnya kita balik jalan tadi lagi ± 300 meter sampe ketemu simpangan arah ke Cipicung Hilir yang ternyata turunannya curam banget, gelo pisan! dan whuaaa.. sepanjang jalan banyak villa-villa dengan gaya arsitektur keren banget. GTech tetap saya gunakan lagi di sini (G-Technology, teknik gorolongkeun, lumayan ngehemat bensin, matiin mesin kendaraan ngikutin turunan sampe bawah), eh.. tembusnya ke Dago Pakar, nahh loo.. kayak maen sulap. hahaha.. pokoknya, bagi saya, kawasan Punclut merupakan one stop treking. keren banget (engga lebay kalo ini, beneran soalnya, makanya maen sini kalo engga percaya mah..)

spacer
punclut-7ok guys,
konklusinya, untuk menjadikan Punclut sebagai kawasan pariwisata tidaklah mudah, banyak kendala yang akan menjadi perdebatan diantaranya adalah karena kawasan Punclut merupakan kawasan resapan air, hampir 60 % lebih air berasal dari kawasan tersebut. jika tidak tertata dengan baik, ada kemungkinan akan terjadi kerusakan pengikisan dan pergesaran tanah sehingga dapat menimbulkan bencana alam.
jika Perda Walikota Bandung yang merujuk pada revisi Perda RTRW (ruang tata ruang wilayah) Nomor 2 Tahun 2004 dan Perda RTRW Nomor 3 Tahun 2006, dimana komposisinya dinilai terbalik, yakni 30% untuk penghijauan dan 70% untuk perumahan di realisasikan, saya jamin pertumbuhan villa, rumah, dan beberapa kepentingan pihak swasta akan segera memenuhi kawasan ini.

spacer
punclut-cantigiitulah kenapa Walhi (wahana lingkungan hidup) Jawa Barat, KAMMI, Gema Pena, Gema Cai, BEM Bandung Raya, Garda Ganesha ITB, Jaka PLH , JPKLTS, FPKBU dan warga Punclut, hingga saat ini, gencar dan dengan tegas meminta penghentian seluruh pembangunan di kawasan Punclut.
saya juga engga mau anak cucu saya ntar cuma bisa liat kawasan ajaib Punclut hanya dari foto. ayo teman teman di bandung, dan dimanapun, kita dukung dan jadikan kembali Punclut sebagai kawasan lindung paru-paru kota Bandung!!

spacer
zo? waar wacht je nog? Welkom op onze wijk.. ^_^
[from several source, wikipedia indonesia, sunda history, Geologi Bandung, ITB, and our treking]
[photography by kidungjingga, digital imaging by cantigi]

spacer
boleh kontak saya hehehee.. (information, guide and more) contact person > +62817202426
see you next treking article and hopefully useful
[cantigi™]

  1. October 17, 2009 at 2:17 pm | #1

    rumah baru
    susana dinginnya bandung
    hangatnya sebuah persahabatan
    yang pertamaxxxxx pula hahahha senang senang senang
    salam hangat selalu

  2. October 17, 2009 at 2:19 pm | #2

    wah bandung memang bikin blue kerasan dech pokoknya
    met menikmati akhir pekannya ya kang
    salam hangat selalu

    kedua……………

    ahahaha koq kaya kangBoed ya…….enggan blue banget kalau begini
    love u kangboed, mang cntiqi,om hariez serta mas kawanlama……..

  3. October 17, 2009 at 2:43 pm | #3

    (maaf) izin mengamankan KETIGA dulu. Boleh kan?!
    Tempat yang indah terabadikan dalam foto-foto yang indah dan diskripsi yang indah pula. Komplit, deh.

  4. October 17, 2009 at 8:01 pm | #4

    Hmmm topik yang hebat. Se’andainya aku jadi “ipin” aku pasti berkata kepada “upin”

    “Waaaaw heeebatt… Betul kan Upin?” lalu
    Upin menjawab

    “Betull..!
    Betull..!
    Betull..!”

  5. October 18, 2009 at 3:06 pm | #5

    Mantabs banget pak perjalanan tracking nya. Salutdah

  6. October 18, 2009 at 4:03 pm | #6

    alamendah :(maaf) izin mengamankan KETIGA dulu. Boleh kan?!Tempat yang indah terabadikan dalam foto-foto yang indah dan diskripsi yang indah pula. Komplit, deh.

    saha heula… :mrgreen:

  7. October 18, 2009 at 4:57 pm | #7

    mangga dilanjutkeun Kang :mrgreen:

  8. October 19, 2009 at 8:35 am | #8

    agak sulit menjadikan suatu area menjadi hutan, kecuali hutan beton. karena manusia beranak pinak. maka kebutuhan akan papan makin meningkat.
    .
    sekalian mo kasih tau, kalau tidak jadi kondangan, hari minggu depan ikutan lomba tamiya. dekat rumah, bayarnya 20 rb, hadiahnya piala………….

  9. October 19, 2009 at 1:10 pm | #9

    cantigi™ masih tetap dengan petualangannya…keren euy…

  10. October 19, 2009 at 1:11 pm | #10

    pemandangannya indah bgt, sygnya saya blm pernah coba berpetualang seperti ini…kapan² ajakin kita bro… ;)

  11. October 19, 2009 at 1:14 pm | #11

    lama tak berkunjung kesini, apakabar bro?
    udh ganti themes, pasti udh ganti semangat…betul..???
    salam utk eneng yah.. ;) , ntar kalo udh balikk bdg aku main kesana..

    salam, ^_^

  12. October 19, 2009 at 3:36 pm | #12

    tas plastik nya lucu2 tuh mister…
    ^_^

    mending jangan dijadiin tempet pariwisata yang resmi, ntar keindahan alaminya marah rusak…

    salam..
    muga2 sehat selalu ya…

  13. October 19, 2009 at 5:28 pm | #13

    Jadi ingat waktu SMU dulu, turun naek gunung mencari dingin doang :) kapan lagi yah saya bisa shalat subuh di puncak gunung gede.

    *dibekep, komen gak nyambung*

  14. October 19, 2009 at 7:19 pm | #14

    Caride>>
    yang bener nih??? pengen ikut kang Deni trecking??
    katanya waktu ituuuuuu….
    hehehe..

    Kang, ajak caride tuuhhh.. ntar ngambeq lho ;)
    Makanannya emang bikin air liur netes…sambelnya enak kayaknya yaa
    sedappp….


    ntar kalo ke bdg dianterin kesana deh, suasana & makanannya mantap bgt!
    caride? didin? huh.. capeeeeeee ngajak dia mah. banyak bgt alesannya. mulai pemotretan, kejar tayang striping lah, manggung lah, hape ilang lah, blade baru di service lah.. anehnya kalo giliran diajak ke steak house cepet bgt dia..

  15. October 19, 2009 at 10:44 pm | #15

    salam kak :) semoga selalu dalam lindungan Allah SWT..amin :)

  16. October 19, 2009 at 10:50 pm | #16

    pemandangannya indah…kok kemarin aku ga mampir yach…waduuh bulan depan dech nyoba kesana :)

  17. October 20, 2009 at 5:35 am | #17

    …walah, sekalinya di bandung cuman lewat dowangan, tapi landscape-nya memang beneran indah sekali… saya suka sekali sama kombinasi dalam foto pertama itu tuh :D

    btw, saya dukung juga pelestarian wisata alam seperti itu… semoga pembangunan yang bakal mengganyang natural landscape bisa dihentikan :)

  18. October 20, 2009 at 9:02 am | #18

    Kalau pegunungannya saya suka,dingin.. damai… tapi kalo kota Bandungnya, hm… panas dan sibuknya sama seperti Jakarta.. :mrgreen:

  19. October 20, 2009 at 12:18 pm | #19

    kebijakan 30-70 itu seharusnya dikaji ulang… kan masih banyak lahan kosong lain yang bisa dibangun untuk permukiman. daripada nyesel nanti. ya, nggak?

  20. October 21, 2009 at 6:44 am | #20

    salam kenal

  21. October 23, 2009 at 12:37 pm | #21

    KAPAN treking ke malang :D

  22. October 24, 2009 at 8:15 pm | #22

    weaduh jadi rindu pulang ke bandung, mamah sering ke punclut dulu lewat ciumbuleuit atas kampung halaman neneknya anak-anak

  23. October 24, 2009 at 10:51 pm | #23

    Saya pernah lama tinggal di Bandung
    Setelah membaca postingan tersebut saya koq jadi kangen

    salam kenal

  24. October 25, 2009 at 11:57 am | #24

    hhh…. sepertinya mulai pegel2.. udah lama ga jalan2 :mrgreen:

  25. October 25, 2009 at 12:21 pm | #25

    wah… bagus nich tempatnya…
    jadi pengen keluar kota..
    sayang saya masih sibuk dengan urusan sekolah..
    hehehehehehe…
    saya mempunyai blog ke2.. http://bagdemagus.blogspot.com/

  26. October 25, 2009 at 12:22 pm | #26

    wah.. melihat panasnya Surabya.. jadi pengen ke Bandung..

  27. October 25, 2009 at 1:35 pm | #27

    sering ke Bandung, tapi belum ke tempat itu, pengin…

  28. October 25, 2009 at 4:07 pm | #28

    hmm.. kapan2 boleh tuh mampir ke sana…

    terima kasih infonya kang

    salam kenal silahkan mampir ke gubuk saya

  29. October 26, 2009 at 11:43 am | #29

    pa kabar :mrgreen:

  30. October 26, 2009 at 5:38 pm | #30

    punclut beulah mana bro aya nagaan….

    dari RRI lurus, kalo ketemu simpangan, ambil yg ke kiri, ntar ketemu lagi BTS XL, ambil kiri lagi..

  31. October 27, 2009 at 6:13 am | #31

    pagi banget
    pa cabar akang
    semangat atuh
    sala hangat selalu

  32. October 27, 2009 at 2:19 pm | #32

    Wah oke juga tuh. Hm! Salam kenal bro

  33. October 27, 2009 at 4:08 pm | #33

    Seneng kalo jalan-jalan seperti ini.
    Apalagi di bandung.

  34. October 28, 2009 at 8:48 am | #34

    Liputannya mantab kali…
    artikelnya lengkap…

    *mupeng kesana suatu saat… hehehe

  35. October 28, 2009 at 1:06 pm | #35

    Selamat siang kang… wah si akang bikin kita pengen jalan2 mulu nih…. he he he he he

    SAlam

  36. October 28, 2009 at 2:46 pm | #36

    hmcahyo :
    KAPAN treking ke malang

    hehe… setuju ama pak heri :mrgreen:

    trekingnya kereenn2…!!! >_<

  37. October 28, 2009 at 3:24 pm | #37

    Kang Apa Kabar…
    Saya lihat di berita akhir2 ini bandung agak bermasalah dengan Lingkungan Alamnya…
    mudah2an tulisan di atas selalu mengingatkan kita untuk tersadar dan bersama menjaga Alam Ini…

  38. October 28, 2009 at 4:43 pm | #38

    Punclut memang indah pan ceuk dina lagu Erna Arsita ge kieu :

    – Punclut .. Erna Arsita

    Dikalereun kota Bandung .
    Aya tempat nuendah tur tumaninah.
    Desa leutik rareusik Camperenik menarik.
    Pangjugjugan kulawarga sukan-sukan.

    Jalan nanjak pungkal-pengkol .
    Pamandangan nu endah tur matak betah.
    Sajajalan nudagang ngajalajar naratay.
    Landong cape murak timbel bari balakecrakan

    Reff.
    Punclut tempat sukan-sukan .
    Di Punclut tuang balakecrakan.
    Sangu timbel ditumpangan pais peda ( raos ).
    Lalab atah dicoel na sambel ledok (pedo).

    Matak poho nutuang sok beuki ponyo.
    Katagihan unggal minggu jadi langganan

  39. October 29, 2009 at 3:11 am | #39

    Duh jadi rindu dah lama gak main ke ciumbuleuit atas nih…

  40. October 29, 2009 at 9:18 am | #40

    belum nulis lagi yah? :)

  41. October 29, 2009 at 12:41 pm | #41

    tok-tok-tok….

  42. October 29, 2009 at 1:04 pm | #42

    Bandung emang istimewa, udah dingin daerahnya juga indah dan nyaman. Jadi pengen ke bandung dan cimahi lagi, apalagi ke ganesha 10..

  43. October 29, 2009 at 9:02 pm | #43

    sejuk yah, gak kayak surabaya yang panasnya minta ampun.. ni aja hujan belum turun-turun

  44. October 30, 2009 at 8:22 am | #44

    Ti’is keneh Ciater nya?? :)

  45. October 30, 2009 at 9:11 am | #45

    Nyari yg dingin2 di bandung :mrgreen:
    Maklum disini panaz…

  46. October 30, 2009 at 9:54 am | #46

    isi postingan disini selalu bikin iri…
    semua hal bisa dijadikan inspirasi… salut bnget.

    apa kabar bang……
    semua foto2nya menggoda dari makanan, sampe es lilinnya… mana panas disini mah hehehe….

  47. October 30, 2009 at 4:54 pm | #47

    pengen nih tapi sayangnya mbah ad di jember……

  48. October 31, 2009 at 12:23 am | #48

    wow keren mas, pa kabar nih?

  49. October 31, 2009 at 10:29 am | #49

    Hehehehehe…
    ditunggu tulisan selanjutnya Pak…

  50. October 31, 2009 at 11:15 am | #50

    bos, kalo bikin menu blogroll yang scroll kayak disamping ini gimana ya??? kalo bsa diemail ya… thanks…

  51. October 31, 2009 at 12:40 pm | #51

    Saya juga pernah sekali berkunjung ke sana. Medannya agak berat ya hehe, jalan sempit banyak orang, tapi indah pemandangannya :)

  52. October 31, 2009 at 10:22 pm | #52

    datang lagi nih berkunjung ke sahabat

  53. November 1, 2009 at 9:33 am | #53

    selamat pagi mas ryuken cantigi.. apa kabar ? apa masih ingat dengan saya ? bandung memang tempat yang menarik.. semoga jika ada banyk rezeqi saya bisa kesana

  54. November 1, 2009 at 8:20 pm | #54

    Wah jalan2 balakecrakan ke punclut bersama kidung jingga asyik juga tuh..

  55. nA
    November 1, 2009 at 11:19 pm | #55

    Makin mengexplore keindahan alam.. Makin ‘akrab’ dg anugrah Ilahi..

  56. Qie
    November 2, 2009 at 10:23 am | #56

    menyennagkan seklai melihat foto2 itu di atas :D

  57. November 2, 2009 at 11:31 am | #57

    Masih nyangkut di treking-pluncut niih?? :mrgreen:

  58. November 2, 2009 at 12:19 pm | #58

    tumben neh lom updet :D

  59. November 2, 2009 at 6:49 pm | #59

    datang lagi…………..

  60. November 2, 2009 at 10:45 pm | #60

    malam kang
    pa cabar
    salam hangat selalu

  61. November 3, 2009 at 8:34 am | #61

    Pernah main ke puncak punclut buat makan nasi timbel. Tapi ngelihat yang paling memprihatinkan lagi soal sampah. Melihat di belakang warung2 yang nangkring di sepanjang lereng, wah kok sampahnya asal di buang di belakang. Menumpuk dan bau sekali. Saya pikir paling parah adalah soal sampah ini.

  62. November 3, 2009 at 11:14 pm | #62

    bukan sekedar hadir namun tetap mengharapkan postingan yg baru……..heheh
    salam hangat selalu

  63. November 4, 2009 at 3:04 pm | #63

    haduh laperrrr…. lihat makanan.

    nasinya kok warnanya ungu? ooh karbohidratnya rendah ya? jd pingin…

  64. November 4, 2009 at 6:46 pm | #64

    Assalamu’alaikum,
    Mas Cantigi, apa kabar, saya mau mengundang, untuk mengunjungi blog baru saya (blog hadiah, dari seorang teman Blogger kita), – (Dewi Yana, http://jalandakwahbersama.wordpress.com)

  65. November 5, 2009 at 11:46 am | #65

    Hariez :

    alamendah :(maaf) izin mengamankan KETIGA dulu. Boleh kan?!Tempat yang indah terabadikan dalam foto-foto yang indah dan diskripsi yang indah pula. Komplit, deh.

    saha heula…

    Apalagi foto keempat yang tentang nasi merah….
    Tiada dua indahnya
    Wekekekekekekk

  66. November 6, 2009 at 6:28 am | #66

    wah, kapan ya saya k sana

    lama tak bersua nih
    maklum daku baru jd blogger lg :)

  67. November 6, 2009 at 10:09 am | #67

    mampir aja, sekalian lewat .. belum nulis lagi yah? :)

  68. November 7, 2009 at 12:01 am | #68

    malem kawan…
    aku cuman mampir aja,,, komengnya ngutang dulu…
    soalnya masih banyak sahabat yang harus aku kunjungi *maklum udah lama ga BW* he he he he :D

    salam

  69. November 9, 2009 at 12:06 pm | #69

    ya…bandung emang terkenal kota yang menyenagkan.tapi saya belum pernah sama sekali kesana.

    salam hangat mas.
    jika berkenan bolehkah tukeran link??

  70. November 9, 2009 at 2:46 pm | #70

    ya nih, kapan y ke Bandung :)

  71. November 10, 2009 at 9:38 pm | #71

    hadiirrrrrrrr… lageeeeeeee….

    malam2 mengunjungi sahabat… setelah sekian lama tak bersua… Apa kabar sahabat?

    hhmmm… jadi kepengen ngikut… sukses selalu dengan trekingnya ya…

    cu…

  72. November 11, 2009 at 3:13 am | #72

    Update dunk mister!
    tulis tentang pengalaman ke mahameru kek, monolog kek,
    ayo update!!!
    :mrgreen:

  73. November 11, 2009 at 1:52 pm | #73

    Udah kedinginan nih.. Apdet dong.. :mrgreen:

  1. No trackbacks yet.