Monolog: Kontemplasi Alam #1
Cantigi Bandung Indonesia
Monolog: Kontemplasi Alam #1
pohon dan savanna adalah monolog bumi agar langit selalu bisa mendongengkan cerita pada elemen semesta.
sungai dan laut adalah narasi komprehensif evolusi bumi agar langit terus bisa bercermin.
ikan dan plankton adalah persembahan bumi agar langit tetap terus tersenyum merefleksikan esensi kehidupannya.
kebijaksanaan akan seperti angin, apabila ia menjadi terlalu sombong untuk menginjakkan kaki di bumi, akan seperti kayu, apabila ia terlalu naif untuk sekedar menengok sekelilingnya, dan akan seperti api, apabila ia menutup mata hati untuk melihat hal lain kecuali dirinya sendiri.
mengerti, adalah tahu substansi apa yang akan dilakukan. kebijaksanaan, adalah mampu memilah apa yang akan dilakukan kemudian. dan keberanian, adalah ketika benar-benar melakukannya.
wahai malaikat penjaga nurani,
beri saya dan sahabat-sahabat saya, keberanian untuk mengubah apa yang dapat dan harus diubah, ketenangan untuk menerima apa yang tidak dapat diubah, dan kebijaksanaan untuk mengetahui perbedaannya. agar kami makin mengerti dan tetap percaya, pada apa yang kami yakini. agar kami selalu yakin, ikatan spiritual antara nurani kami dengan alam tidak pernah berdusta.
[cantigi™]














bumi dan manusia adalah wujud hubungan semi paradoksial,
dan semesta pun bertasbih pada-Nya ^__^
Filosofis bangeeet… mangstab…
Nice post…
Penuh arti…
Langitku rumahku…Rawon…Rawon